Jumat, 20 Maret 2015

Cara agar Manusia dapat Berkomunikasi Secara Efektif

       Berkomunikasi tentunya tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan tanpa adanya teknik tersendiri. Bisa-bisa komunikasi tersebut akan terlihat buruk dan malah jadinya tidak efektif. Maka dari itu, ada beberapa teknik yang dapat manusia lakukan agar komunikasi menjadi lebih efektif. Berikut point-point terpenting dari beberapa teknik yang bisa dilakukan guna meningkatkan kualitas berkomunikasi agar lebih efektif:

1. Berikan kesan bahwa kita antusias berbicara dengan mereka
     Seseorang akan merasa lebih dihargai ketika mereka melihat orang lain yang antusias saat berbicara kepadanya. 

2. Beradaptasi dengan bahasa tubuh dan perasaan mereka
     Bahasa tubuh dan nada suara dapat memberikan penilaian bagaimana perasaan seseorang kepada kita. Dan jika kita bisa menyesuaikannya dengan kata-kata, bahasa tubuh, dan nada suara, mereka akan meresponnya lebih positif.

3. Tunjukkan rasa persetujuan: Katakan kepada mereka apa yang kita kagumi tentang mereka dan mengapa.
     Pendekatan semacam ini dapat dikatakan cukup efektif. Cukup katakana sejujurnya kepada mereka mengapa kita menyukai dan mengagumi mereka. Mudah.

4. Beri mereka kontak mata yang lama
     Kontak mata bukan hanya menunjukkan bahwa kita hanya focus kepada mereka yang berbicara kepada kita, tetapi juga menunjukkan bahwa kita dapat dipercaya.

5. Berikan mereka senyuman terbaik anda
     Memberikan senyuman kepada seseorang menunjukkan bahwa kehadiran mereka membawa kebahagiaan untuk kita. Selain itu, ketika seseorang mendapat senyuman dari kita, secara tidak langsung, orang tersebut akan membalas senyuman yang kita berikan sehingga dapat membangun hubungan bersama.

6. Sebut nama mereka dengan cara yang menyenangkan telinga mereka
     Ketika kita menyebutkan nama seseorang dengan tulus dan lebih menyentuh dibandingkan dengan orang lain yang mereka kenal, makan mereka akan berfikir bahwa kita lah yang paling berkesan dan akan menumbuhkan rasa positif.

didalam link ini artikelnya cukup memenuhi apa yang saya butuhkan sehingga cukup dengan satu alamat url saya dapat menyelesaikan tulisan ini.

Annisa Mutia
11113140
2ka11

Kamis, 19 Maret 2015

Jenis dan Proses dari Komunikasi

       Seperti yang sudah dijabarkan panjang lebar mengenai komunikasi pada tulisan sebelumnya, kali ini yang akan dibahas adalah mengenai jenis-jenis dan proses dari komunikasi. Jenis komunikasi secara teknis cukup beragam, yaitu: Komunikasi verbal, non verbal, direct communication, face to face communication, indirect communication, lisan, tulisan, intrapersonal, antarpribadi, kelompok, dan masih banyak lagi.

       Dalam jenis jenis tersebut juga didalamnya terdapat aspek-aspek. Contohnya dalam komunikasi verbal, mencakup aspek-aspek berupa perbendaharaan kata-kata, kecepatan, intonasi suara, humor, singkat dan jelas, dan waktu yang tepat. Sedangkan, untuk aspek-aspek dari komunikasi non verbal, diantaranya ekspresi wajah, kontak mata, sentuhan, postur tubuh, suara dan gerak isyarat.

      Yang disebut proses komunikasi adalah bagaimana seorang komunikator menyampaikan pesannya kepada seorang komunikan. Proses ini terjadi ketika adanya interaksi antara dua manusia atau lebih dan ada pesan yang disampaikan untuk memenui motif komunikasi tersebut.

         Tahapan proses komunikasi diantaranya adalah penginterpretasian, penyandian, pengiriman, perjalanan, penerimaan, penyandian balik, dan kemudian yang terakhir adalah penginterpretasian kembali.

Referensi:
http://edukasi.kompasiana.com/2013/06/10/jenis-jenis-komunikasi-563927.html
tulisan dalam link ini kurang lengkap menyebutkan apa yang saya cari, namun penjelasan dari point yang ada disana cukup jelas dan dimengerti.

http://www.lusa.web.id/proses-komunikasi/
tulisan dalam link ini menyebutkan point-point yang dibutuhkan sehingga memudahkan saya untuk mengutipnya.

Annisa Mutia
11113140
2ka11

Pengertian dan Arti Penting dari Komunikasi

        Komunikasi menurut Kamus besar Bahasa Indonesia berarti pengiriman pesan kepada satu orang atau lebih yang berkaitan satu sama lain agar pesan tersebut dapat dipahami. Lain halnya dengan Oxford English Dictionary yang menyebutkan bahwa komunikasi yaitu penyampaian ataupun pertukaran ide/informasi.

           Komunikasi tentunya merupakan hal yang sangat diperlukan dalam kehidupan bersosialisasi. Mengapa? Karena fungsi utama komunikasi saja sudah jelas, yaitu untuk menyampaikan informasi, mendidik, menghibur, dan mempengaruhi. Jadi sangat amat jelas, tanpa adanya sebuah komunikasi yang baik antar sesama manusia, kebutuhan moral dan kebutuhan yang berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari sulit untuk didapatkan.

            Hal lain yang perlu diketahui mengapa komunikasi begitu penting bagi masyarakat dalam kehidupan social adalah karena manusia sebagai pelaku komunikasi selalu bergerak dinamis. Oleh karena itu, berkat komunikasi pula, manusia dapat menyampaikan benak fikiran dan perasaan hati nuraninya yang sedang dirasakan kepada manusia lainnya. Sehingga ‘manusia’ tersebut tidak akan merasa bahwa dirinya terasingkan dan tidak merasa bahwa dia adalah manusia satu-satunya didunia ini.

Referensi:
http://www.rumahkomunikasi.com/2014/10/definisi-dan-pengertian-komunikasi.html
menurut saya, link ini cukup banyak yang bisa saya jadikan kutipan bahkan saya bisa dengan mudah mengembangkan kata-kata dari tulisan yang saya kutip pada link ini

https://khusnia.wordpress.com/pengantar-ilmu-komunikasi/arti-penting-komunikasi/
tulisan dalam link ini cukup padat namun jelas, sehingga saya hanya bisa mengutip sedikit inti dari tulisan itu.

Annisa Mutia
11113140
2ka11

Rabu, 14 Januari 2015

Pandangan Mengenai Sistem dan Cara Mengajar yg Diterapkan Oleh Dosen Matkul Teori Organisasi Umum 1

     Mata Kuliah Softskill memang dibutuhkan bagi seorang mahasiswa. Karena melatih kemampuan belajar diluar jam kuliah sebenarnya. Maka dari itu, Mata Kuliah Teori Organisasi Umum menurut saya cukup penting dalam suatu universitas. Dosen yang mengajar mata kuliah pada kelas saya adalah Bapak Mario Zefanya. Beliau sudah mengajar selama 4x pertemuan dan beliau selalu hadir dalam kelas kami, kelas 2ka11. Beliau tidak pernah absen masuk kelas atau hanya dengan menitipkan tugas saja, itu yang saya suka dari beliau.

     Sistem mengajar Bapak Mario menurut saya cukup unik dan berbeda dari dosen sofskill yang sudah mengajar saya sebelumnya. Beliau hanya memberikan nilai A bagi mereka yang punya kesempatan presentasi ataupun menunjukkan kebolehannya kedepan kelas. Namun, menurut saya cara tersebut kurang efektif bagi mahasiswa, karena tidak semua mahasiswa bisa dapat diterima oleh Bapak Mario, mungkin karena kurang menarik untuk tampil didepan kelas ataupun juga karena memang kesempatan tampil pada mata kuliah Bapak Mario hanya ada 1orang yang presentasi setiap pertemuannya, sedangkan mahasiswa yang ikut mata kuliahnya cukup banyak.

     Selain sistem pemberian nilai seperti diatas, saya suka penilaian Bapak Mario dalam memperhitungkan absen mahasiswa. Karena, memang kehadiran cukup diperlukan, bukan hanya pengerjaan tugas yang diterima mahasiswa saja. Tetapi dalam segi talk to talk dikelas, menurut saya, pengetahuan Bapak Mario cukup luas dan persiapan beliau sebelum mengajar dikelas sudah cukup matang jadi enak dan nyambung untuk disimak. Dalam cara memberikan tugas juga beliau tidak cukup memberatkan mahasiswa dan juga tidak terlalu mudah sehingga balance bagi mahasiswa.

Annisa Mutia
11113140
2ka11

20 Hal Apa Saja yang Seharusnya Ditambahkan, Dirubah, Ataupun Dihilangkan dari Universitas Gunadarma

      Sudah hampiir 3semester atau satu setengah tahun saya menimba ilmu dan berada di universitas Gunadarma. Tentu banyak hal dari Universitas Gunadarma yang masih ganjil dan harus berevolusi agar dapat lebih baik lagi. Dan berikut 20 hal apa saja yang seharusnya ditambahkan, dirubah ataupun dihilangkan dari universitas gunadarma:


  •      Perluas lahan parkir terutama kendaraan roda dua agar tidak terlalu padat.
  •      Ganti OHP yang ada disetiap kelas dengan infocus.
  •      AC yang sudah tidak berfungsi dengan baik seharusnya diganti dengan yang baru agar lebih      nyaman saat belajar.
  •      Tambahkan persediaan mukena dan alat ibadah lainnya yang lebih rapi bersih dan wangi.
  •      Ubah cara menilai Ujian Mandiri agar lebih efektif.
  •      Perbanyak dan perluas jaringan internet sekitar kampus
  •      Perbanyak kesempatan beasiswa bagi mahasiswa
  •      Blackboard pada setiap kelas diganti dengan Whiteboard
  •      Kursi kayu pada setiap kelas diganti dengan yang lebih bagus
  •      Perbanyak saklar listrik pada setiap ruang kelas
  •      Untuk kedepannya kurangi jumlah mahasiswa pada setiap kelas agar belajar lebih efektif
  •      Tambahkan cermin pada WC perempuan bagi WC yang belum tersedia
  •      Perbanyak tempat sampah agar lingkungan lebih bersih
  •      Hilangkan Ujian Utama
  •      Hilangkan larangan bermain HP atau mendengarkan musik setelah pengerjaan soal I-Lab            selesai
  •      Sediakan kantin didalam kampus
  •      Pasang Genset agar terhindar dari ketidaknyamanan cahaya dan udara ketika belajar saat mati      listrik
  •      Perketat larangan merokok di koridor kampus
  •      Perbanyak libur semester ganjil
  •      Perbanyak lampu pada lahan parkir agar tidak begitu gelap saat malam tiba

Annisa Mutia
11113140
2ka11

Selasa, 23 Desember 2014

Cara Mempengaruhi Orang Lain untuk Membuat Keputusan yang Terbaik Menurut Saya

    Menurut saya, hal yang paling penting untuk mempengaruhi orang lain untuk membuat keputusan yang terbaik adalah dengan mengetahui masalahnya dengan baik dan detail. Mengenal lebih dalam apa yang menjadi permasalahan orang tersebut dan pertama hal yang baik dan paling mudah dilakukan adalah mendengarkan dengan seksama masalahnya dengan baik karena hal itu juga membuat orang tersebut merasa lebih dihargai.

    Setelah tau apa inti dari permasalahan yang sedang dihadapi si 'dia', kita hanya perlu menjadi si 'dia' agar setidaknya bisa mengetahui apa yang dia rasakan dan memikirkan dengan baik bagaimana cara untuk mencari jalan terbaik apabila kita yang berada di posisi 'dia'.

    Dan langkah terakhir, ketika kita sudah menemukan jalan keluar yang terbaik dari yang baik, kita cukup memberikan saran-saran kepada 'dia' apa yang telah kita fikirkan agar masalahnya dapat terselesaikan. Dengan bahasa yang baik, sopan, dan meyakinkan dia jika dia dapat melakukan saran-saran yang telah kita sampaikan, 'dia' akan merasakan hal yang lebih baik kedepannya tanpa membuat dia berfikir bahwa dia adalah org yg 'tidak mampu' untuk melakukan hal itu.

No Referensi.

Annisa Mutia
11113140
2ka11

Hal-Hal yang dapat Menimbulkan Konflik Organisasional

    Seperti yang sudah dijelaskan dari tulisan sebelumnya bahwa konflik bisa dipicu oleh berbagai hal dan melibatkan siapa saja termasuk diri sendiri. Konflik tidak terjadi begitu saja melainkan ada faktor-faktor yang menyebabkan sebuah konflik itu terjadi. Dan berikut akan saya paparan mengenai hal hal apa sajakah yang dapat menimbulkan konflik.

1. Perbedaan Individu

    Seperti yang diketahui, individu satu dengan yang lainnya tentu saja berbeda-beda, dari segi fisik, sifat, sikap, pola pikir, pendirian, dan perasaan yang berbeda. Dan tentu saja, dari pemikiran yang berbeda dari setiap individu dapat membuat konflik terjadi kapan saja.

2. Perbedaan Latar Belakang Kebudayaan sehingga membentuk Pribadi yang Berbeda

    Perbedaan kebudayaan yang dimaksud bisa kebedaan ras, budaya, suku, dan yang lainnya. Individu memiliki pola pikir yang berbeda, ada individu yang dapat menerima perbedaan, dan ada pula yang tidak bisa menerima dengan baik perbedaan yang ada di lingkungannya sehingga dapat menimbulkan konflik.

3. Perbedaan Kepentingan Individu atau Kelompok

    Kepentingan yang berbeda dari tiap tiap individu atau kelompok seperti kepentingan ekonomi, sosial dan budaya bisa juga menyebabkan konflik diantara mereka yang bersangkutan.

4. Perubahan-Perubahan Nilai yang Cepat dan Mendadak dalam Masyarakat

    Perubahan nilai yang terjadi secara mendadak dapat menyebabkan kecanggungan dan kegoncangan dalam proses yang telah berlangsung dalam sebuah organisasi dan mengacaukan jalannya tatanan kegiatan organisasi.

5. Perbedaan Pola Interaksi yang satu dengan yang Lainnya.

    Interaksi yang buruk yang terjadi antar individu dapat memicu kesalahpahaman dan mengubah hal yang sepele menjadi rumit.

referensi:

http://msvitaputri.blogspot.com/2014/12/hal-hal-yang-menimbulkan-konflik.html

dalam tulisan ini saya hanya mengutip inti dari tulisan yang saya buat hanya dengan 1 link saja karena dalam link tersebut sudah mencakup inti yang saya cari.

Annisa Mutia
11113140
2ka11