Rabu, 14 Januari 2015

Pandangan Mengenai Sistem dan Cara Mengajar yg Diterapkan Oleh Dosen Matkul Teori Organisasi Umum 1

     Mata Kuliah Softskill memang dibutuhkan bagi seorang mahasiswa. Karena melatih kemampuan belajar diluar jam kuliah sebenarnya. Maka dari itu, Mata Kuliah Teori Organisasi Umum menurut saya cukup penting dalam suatu universitas. Dosen yang mengajar mata kuliah pada kelas saya adalah Bapak Mario Zefanya. Beliau sudah mengajar selama 4x pertemuan dan beliau selalu hadir dalam kelas kami, kelas 2ka11. Beliau tidak pernah absen masuk kelas atau hanya dengan menitipkan tugas saja, itu yang saya suka dari beliau.

     Sistem mengajar Bapak Mario menurut saya cukup unik dan berbeda dari dosen sofskill yang sudah mengajar saya sebelumnya. Beliau hanya memberikan nilai A bagi mereka yang punya kesempatan presentasi ataupun menunjukkan kebolehannya kedepan kelas. Namun, menurut saya cara tersebut kurang efektif bagi mahasiswa, karena tidak semua mahasiswa bisa dapat diterima oleh Bapak Mario, mungkin karena kurang menarik untuk tampil didepan kelas ataupun juga karena memang kesempatan tampil pada mata kuliah Bapak Mario hanya ada 1orang yang presentasi setiap pertemuannya, sedangkan mahasiswa yang ikut mata kuliahnya cukup banyak.

     Selain sistem pemberian nilai seperti diatas, saya suka penilaian Bapak Mario dalam memperhitungkan absen mahasiswa. Karena, memang kehadiran cukup diperlukan, bukan hanya pengerjaan tugas yang diterima mahasiswa saja. Tetapi dalam segi talk to talk dikelas, menurut saya, pengetahuan Bapak Mario cukup luas dan persiapan beliau sebelum mengajar dikelas sudah cukup matang jadi enak dan nyambung untuk disimak. Dalam cara memberikan tugas juga beliau tidak cukup memberatkan mahasiswa dan juga tidak terlalu mudah sehingga balance bagi mahasiswa.

Annisa Mutia
11113140
2ka11

20 Hal Apa Saja yang Seharusnya Ditambahkan, Dirubah, Ataupun Dihilangkan dari Universitas Gunadarma

      Sudah hampiir 3semester atau satu setengah tahun saya menimba ilmu dan berada di universitas Gunadarma. Tentu banyak hal dari Universitas Gunadarma yang masih ganjil dan harus berevolusi agar dapat lebih baik lagi. Dan berikut 20 hal apa saja yang seharusnya ditambahkan, dirubah ataupun dihilangkan dari universitas gunadarma:


  •      Perluas lahan parkir terutama kendaraan roda dua agar tidak terlalu padat.
  •      Ganti OHP yang ada disetiap kelas dengan infocus.
  •      AC yang sudah tidak berfungsi dengan baik seharusnya diganti dengan yang baru agar lebih      nyaman saat belajar.
  •      Tambahkan persediaan mukena dan alat ibadah lainnya yang lebih rapi bersih dan wangi.
  •      Ubah cara menilai Ujian Mandiri agar lebih efektif.
  •      Perbanyak dan perluas jaringan internet sekitar kampus
  •      Perbanyak kesempatan beasiswa bagi mahasiswa
  •      Blackboard pada setiap kelas diganti dengan Whiteboard
  •      Kursi kayu pada setiap kelas diganti dengan yang lebih bagus
  •      Perbanyak saklar listrik pada setiap ruang kelas
  •      Untuk kedepannya kurangi jumlah mahasiswa pada setiap kelas agar belajar lebih efektif
  •      Tambahkan cermin pada WC perempuan bagi WC yang belum tersedia
  •      Perbanyak tempat sampah agar lingkungan lebih bersih
  •      Hilangkan Ujian Utama
  •      Hilangkan larangan bermain HP atau mendengarkan musik setelah pengerjaan soal I-Lab            selesai
  •      Sediakan kantin didalam kampus
  •      Pasang Genset agar terhindar dari ketidaknyamanan cahaya dan udara ketika belajar saat mati      listrik
  •      Perketat larangan merokok di koridor kampus
  •      Perbanyak libur semester ganjil
  •      Perbanyak lampu pada lahan parkir agar tidak begitu gelap saat malam tiba

Annisa Mutia
11113140
2ka11

Selasa, 23 Desember 2014

Cara Mempengaruhi Orang Lain untuk Membuat Keputusan yang Terbaik Menurut Saya

    Menurut saya, hal yang paling penting untuk mempengaruhi orang lain untuk membuat keputusan yang terbaik adalah dengan mengetahui masalahnya dengan baik dan detail. Mengenal lebih dalam apa yang menjadi permasalahan orang tersebut dan pertama hal yang baik dan paling mudah dilakukan adalah mendengarkan dengan seksama masalahnya dengan baik karena hal itu juga membuat orang tersebut merasa lebih dihargai.

    Setelah tau apa inti dari permasalahan yang sedang dihadapi si 'dia', kita hanya perlu menjadi si 'dia' agar setidaknya bisa mengetahui apa yang dia rasakan dan memikirkan dengan baik bagaimana cara untuk mencari jalan terbaik apabila kita yang berada di posisi 'dia'.

    Dan langkah terakhir, ketika kita sudah menemukan jalan keluar yang terbaik dari yang baik, kita cukup memberikan saran-saran kepada 'dia' apa yang telah kita fikirkan agar masalahnya dapat terselesaikan. Dengan bahasa yang baik, sopan, dan meyakinkan dia jika dia dapat melakukan saran-saran yang telah kita sampaikan, 'dia' akan merasakan hal yang lebih baik kedepannya tanpa membuat dia berfikir bahwa dia adalah org yg 'tidak mampu' untuk melakukan hal itu.

No Referensi.

Annisa Mutia
11113140
2ka11

Hal-Hal yang dapat Menimbulkan Konflik Organisasional

    Seperti yang sudah dijelaskan dari tulisan sebelumnya bahwa konflik bisa dipicu oleh berbagai hal dan melibatkan siapa saja termasuk diri sendiri. Konflik tidak terjadi begitu saja melainkan ada faktor-faktor yang menyebabkan sebuah konflik itu terjadi. Dan berikut akan saya paparan mengenai hal hal apa sajakah yang dapat menimbulkan konflik.

1. Perbedaan Individu

    Seperti yang diketahui, individu satu dengan yang lainnya tentu saja berbeda-beda, dari segi fisik, sifat, sikap, pola pikir, pendirian, dan perasaan yang berbeda. Dan tentu saja, dari pemikiran yang berbeda dari setiap individu dapat membuat konflik terjadi kapan saja.

2. Perbedaan Latar Belakang Kebudayaan sehingga membentuk Pribadi yang Berbeda

    Perbedaan kebudayaan yang dimaksud bisa kebedaan ras, budaya, suku, dan yang lainnya. Individu memiliki pola pikir yang berbeda, ada individu yang dapat menerima perbedaan, dan ada pula yang tidak bisa menerima dengan baik perbedaan yang ada di lingkungannya sehingga dapat menimbulkan konflik.

3. Perbedaan Kepentingan Individu atau Kelompok

    Kepentingan yang berbeda dari tiap tiap individu atau kelompok seperti kepentingan ekonomi, sosial dan budaya bisa juga menyebabkan konflik diantara mereka yang bersangkutan.

4. Perubahan-Perubahan Nilai yang Cepat dan Mendadak dalam Masyarakat

    Perubahan nilai yang terjadi secara mendadak dapat menyebabkan kecanggungan dan kegoncangan dalam proses yang telah berlangsung dalam sebuah organisasi dan mengacaukan jalannya tatanan kegiatan organisasi.

5. Perbedaan Pola Interaksi yang satu dengan yang Lainnya.

    Interaksi yang buruk yang terjadi antar individu dapat memicu kesalahpahaman dan mengubah hal yang sepele menjadi rumit.

referensi:

http://msvitaputri.blogspot.com/2014/12/hal-hal-yang-menimbulkan-konflik.html

dalam tulisan ini saya hanya mengutip inti dari tulisan yang saya buat hanya dengan 1 link saja karena dalam link tersebut sudah mencakup inti yang saya cari.

Annisa Mutia
11113140
2ka11

Konflik Organisasional dan Jenis-Jenis Konflik tersebut.

    Konflik bisa disebut sebagai pertentangan. Konflik yang terjadi dalam organisasi biasanya timbul karena adanya perbedaan paham, persepsi dan tujuan dalam organisasi tersebut. Selain itu, konflik juga terjadi kemungkinan dikarenakan adanya pengaruh negatif yang terjadi diantara kedua belah pihak. Konflik masih dapat dikatakan dalam batas wajar jika konflik tersebut masih bisa diselesaikan oleh kedua pihak tersebut dengan cara baik. Dalam konflik juga bisa terjadi kekerasan apabila konflik tersebut berlangsung lama, sulit diselesaikan, mengalami masalah yng sangat rumit, dan terjadi pada individu yang sulit untuk membuka isi otak mereka masing-masing untuk menyelesaikan bersama.

Jenis-jenis Konflik dalam Organisasi

1. Konflik dalam diri Individu

    Konflik yang dimaksud dalam diri individu karena memang hanya satu individu yang terlibat didalam konflik tersebut. Konflik yang terjadi biasanya ketika seorang individu memiliki dua keinginan atau lebih yang sulit untuk dipenuhi secara bersamaan.

2. Konflik antar Individu dalam Organisasi yang Sama

    Konflik antar individu dalam organisasi yang sama sangat mungkin terjadi karena mungkin disebabkan oleh perbedaan status, jabatan, dan, bidang kerja, tujuan, dan mungkin juga dikarenakan oleh sifat iri satu sama lain. Antar individu dalam sebuah organisasi menyebabkan konflik karena mungkin juga disebabkan pertentangan keinginan atau kepentingan yang tentu tidak sejalan.

3. Konflik antar Individu dan Kelompok

    Individu ini memiliki konflik yang berhubungan dengan bagaimana cara menghadapi tekanan-tekanan dalam mencapai konformitas.

4. Konflik antar Kelompok dalam Organisasi Sama.

    Konflik ini biasanya terjadi antar saling kelompok yang sama dalam suatu perusahaan. Misalnya, konflik yang terjadi pada sebuah kelompok pekerja satu dengan yang lainnya, konflik antar kelompok lini yang satu dengan yang lainnya, dan sebagainya. Konflik ini sering sekali terjadi dalam sebuah organisasi bukan hanya dalam sebuah perusahaan saja.

5. Konflik antar Organisasi

    Konflik ini berkaitan dengan antar organisasi yang mungkin terjadi karena perbedaan fikiran dan persepsi. Ini bisa disebut sebagai persaingan.

Referensi:

http://temukanpengertian.blogspot.com/2013/09/pengertian-konflik.html

pendapat saya pada link ini tidak begitu menarik hati untuk membacanya untuk itu saya hanya mengambil sedikit inti dari pengertian konflik.

https://baladevil.wordpress.com/2013/01/06/jenis-konflik-sebab-konflik-contoh-konflik-dalam-organisasi-dan-proses-pengambilan-keputusan/

pendapat saya pada link ini cukup lengkap dan mencakup apa yang ingin saya kutip.

http://akmal-aria.blogspot.com/2012/11/konflik-organisasi.html

pada link ini kurang masuk dengan apa yang saya buat, sehingga mengutip hanya sedikit dari kalimatnya saja.

Annisa Mutia
11113140
2ka11

Minggu, 23 November 2014

CV Annisa Mutia

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DATA PRIBADI
Nama Lengkap                    : Annisa Mutia
Tempat, Tanggal Lahir      : Bogor, 22 Januari 1995
Domisili                               : Bogor
Jenis Kelamin                     : Perempuan 
Agama                                 : Islam
Status                                  : Belum Menikah
Tinggi/ Berat Badan          : 162 cm / 48kg
Telepon                               : 081297134413
Email                                    : annisamutiaug@gmail.com

RIWAYAT PENDIDIKAN
A.      FORMAL

(2007) Lulus SDN Cileungsi 06
(2010) Lulus SMPN 1 Cileungsi
(2013) Lulus SMAN 2 Gunung Putri

B.      NONFORMAL

-

Rabu, 19 November 2014

Hal-Hal Penting dalam Membentuk Suatu Organisasi

     Organisasi sudah banyak dijelaskan pada tulisan tulisan sebelumnya secara lebih detil. Singkatnya, organisasi merupakan kegiatan sosial yang mengaitkan sekumpulan manusia yang memiliki tujuan yang sama. Oleh karena melibatkan beberapa orang, diperlukan pembagian tugas untuk para anggota dari sebuah organisasi. Pembagian tugas yang tepat merupakan suatu hal yang penting agar dapat mencapai tujuan seperti yang diharapkan.

     Selain itu, ada beberapa hal penting lain yang perlu diketahui, diantaranya:

1. Memiliki Visi dan Misi yang menjadi tujuan organisasi.
    Visi dan Misi sangat penting bagi sebuah organisasi karna merupakan arah dan patokan untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

2. Membuat nama organisasi.
    Sebuah nama juga menjadi salah satu hal yang penting pada sebuah organisasi, memberi nama pada sebuah organisasi harus sesuai dengan tujuan dalam organisasi tersebut.

3. Menyusun kegiatan.
    Dalam penyusunan kegiatan bisa dilakukan melalui rapat dan isinya berkaitan dengan dengan apa saja yang akan dilakukan oleh sebuah organisasi.

4. Memiliki hubungan yang luas dengan pihak tertentu.
    Bekerjasama dengan organisasi lain bisa menimbulkan 'simbiosis mutualisme' atau bisa dibilang sama sama memberi keuntungan bagi setiap organisasi yang saling bekerjasama dan akan bisa saling membantu satu sama lain.

5. Adanya pembagian tugas yang baik.
    Seperti yang dijelaskan diatas, pembagian tugas yang tepat akan membantu mencapai tujuan seperti yang diharapkan. Selain itu, dengan adanya pembagian tugas yang berbeda-beda, akan membuat para anggota bisa saling bekerjasama dan akan meningkatkan jiwa sosial.

     Selain dari point-point diatas, masih ada beberapa hal lagi yang perlu ada dalam sebuah organisasi. Namun hal hal penting yang wajib ada dalam organisasi yaitu ke-5 hal yang sudah saya jelaskan diatas. Apabila ke-5 hal tersebut bisa dipenuhi dalam sebuah organisasi dan dapat dijalankan dengan baik, maka organisasi tersebut dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan baik dan dapat mencapai tujuan yang diharapkan secara maksimal.

Referensi:
http://ryanzzeka.wordpress.com/2014/11/16/perbedaan-organisasi-niaga-dan-organisasi-sosial/
pendapat saya dalam link ini memuat apa yang saya cari karena isi tulisannya cukup lengkap dan tertata.

http://dhani2009.wordpress.com/2011/01/01/beberapa-hal-yang-penting-dalam-organisasi/
pada link ini, tulisannya cukup singkat, namun ada beberapa point yang bisa saya kutip dari link ini.

Nama: Annisa Mutia
NPM: 11113140
Kelas: 2KA11